Bagaimana perlawanan bangsa indonesia dalam mengusir penjajah sebelum abad xx
B. Indonesia
ranimarhamah91p3q8bb
Pertanyaan
Bagaimana perlawanan bangsa indonesia dalam mengusir penjajah sebelum abad xx
1 Jawaban
-
1. Jawaban marsyavanescanopri
Perjuangan Bangsa Indonesia MelawanPenjajah Sebelum Abad XX
Perjuangan Bangsa Indonesia Melawan Penjajah Sebelum Abad XX Diperlukan pemahaman tentang sejarah perjuangan bangsa untuk membentuk suatu negara yang berdasarkan suatu asas hidup bersama demi kesejahteraan bangsa, selain itu berfungsi untuk memahami Pancasila secara lengkap dan utuh. Secara epistomologis, Pancasila selain sebagai dasar negara juga sebagai Pandangan hidup, jiwa dan kepribadian bangsa serta sebagai perjanjian luhur bangsa Indonesia waktu mendirikan bangsa.Pada Zaman Kerajaan Majapahit Majapahit berdiri pada tahun 1292 terletak di Jawa Timur, mencapai puncak pada pemerintahan Raja Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajah Mada dan Laksamana Nala dengan armadanya mampu mempersatukan Nusantara indonesia . Ciri kehidupan Majapahit : Bhinneka Tunggal Ikan Tan Hana Dharma Mangrua, yang tertulis di Kitab Sutasoma oleh Mpu Tantular. Pancasila Krama, tertulis di Kitab Negarakertagama oleh Mpu Prapanca (1365). Masa kerajaan Islam di Indonesia, mulai di datangi oleh bangsa Portugis, Spanyol, Belanda dengan tujuan mencari rempah-rempah. Pada hakikatnya perlawanan secara fisik terhadap Belanda terjadi secara sendirinya hampir di setiap daerah yand ada di Indonesia.Tidak adanya persatuan dan koordinasi dalam melakukan perlawanan, sehingga tidak dapat mengusir penjajah, sebaliknya malah memperkukuh kedudukan penjajah. Diperparah karena Belanda menerapkan sistem monopoli melalui Sistem Tanam Paksa (1930-1870).Kebangkitan NasionalKebangkitan dunia timur yang menghilangkan keraguan atas kesanggupan berdiri sendiri sebagai bangsa yang terhormat.• Republik Philipina à Jose Rizal (1898)• Kemenangan Jepang atas Uni Soviet di Tsusima (1905)• Partai Kongres India à Tilak & Gandhi• Boedi Oetomo di Indonesia à Dr. Wahidin Sudirohusodo (1908)• Gerakan Sun Yat Sen (1911) dengan Republik China• Boedi Oetomo (20 Mei 1908)Mereka merupakan pelopor pergerakan nasional yang bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial.Tumbuhnya berbagai organisasi dan gerakan sosial :• Serikat Dagang Islam (1909) tokohnya H.O.S. Cokroaminoto• Indische Partij (1913) à Tiga Serangkai• Perserikatan Komunis Indonesia (1920)• PNI (1927) à Soekarno, Cipto Mangunkusumo, Sartono• Partindo (1931)• Pendidikan Nasional Indonesia (1933) à Moh. Hatta dan Sutan Sjahrir.• Sumpah Pemuda (1928) mulanya pemuda berjuang dalam organisasi yang bersifat kedaerahan.Sikap para pemuda Indonesia dipengaruhi oleh perkumpulan mahasiswa Indonesia di negeri Belanda yang bernama “Perhimpunan Indonesia” yang dipimpin oleh Moh. Hatta, Ali Sastroamidjojo, Nasir Datuk Pamuncak dan lain-lain serta Partai Nasional Indonesia.Salah satu buktinya dari jaman kerajaan majapahit dan sebelum abad ke XX kita bangsa Indonesia telah mengorbankan banyak darah bagi para pejuangContohnya saja pada kerajaan majapahit yaitu , Majapahit berdiri pada tahun 1292 di Jawa Timur, mencapai puncak pada pemerintahan Raja Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajah Mada dan Laksamana Nala dengan armadanya mampu mempersatukan Nusantara.Perbedaan Perjuangan Rakyat Indonesia Sebelum dan Sesudah Abad ke-201. Sebelum abad ke-20 perlawanan masih bersifat kedaerahan. Masing-masing pemimpin mempertahankan wilayah kekuasaannya. Sesudah abad ke-20 sudah bersifat nasional, yaitu perjuangan tidak lagi bersifat nasionalisme sempit, namun perjuangan ditujukan untuk mencapai Indonesia Merdeka. Munculnya kata “Indonesia” sebagai identitas bangsa menyatukan berbagai suku, agama, dan budaya yang ada di Nusantara untuk bersatu padu mengusir penjajah.2. Sebelum abad ke-20 perlawanan dipimpin oleh raja atau bangsawan. Pangeran Diponegoro (bangsawan), Teuku Umar (bangsawan), Sultan Hasanuddin (raja), Si Singamagaraja IX (raja). Karena perlawanan bertumpu pada kharisma pemimpin, maka tatkala pemimpin tewas atau tertangkap, perlawanan akan berhenti. Sesudah abad ke-20 perjuangan dipimpin oleh golongan terpelajar (cendekiawan). Pemberian kesempatan bagi pribumi untuk mengenyam pendidikan di sekolah-sekolah Belanda pada awal abad ke-20 dimaksudkan untuk memperoleh tenaga kerja murah, namun justru melahirkan golongan cendekiawan yang kemudian memimpin perjuangan melawan kolonialisme Belanda. Mereka adalah Sutomo, Suardi Suryaningrat, Soekarno, Moh. Hatta, Sahrir, dan lain-lain. Karena perjuangan melalui organisasi modern menerapkan sistem kaderisasi, maka meski pemimpin tertangkap dan dipenjara, perlawanan tetap berlanjut.3. Sebelum abad ke-20 perjuangan berbentuk perlawanan fisik, melalui peperangan. Pertempuran secara frontal menimbulkan banyak korban jiwa bagi kedua pihak. Sesudah abad ke-20 perjuangan melalui organisasi pergerakan nasional.
Semoga jawaban saya membuat kalian puas, dan saya mohon jadikan jawaban terbaik ya!, dan jawabannya itu masih belum lengkap karna nggak bisa panjang panjang.^_^