sebutkan dan jelaskan tahap-tahap integrasi bangsa/nasional. tolong ya..
PPKn
mandaasiyah3817
Pertanyaan
sebutkan dan jelaskan tahap-tahap integrasi bangsa/nasional. tolong ya..
1 Jawaban
-
1. Jawaban leilany
Proses Tahapan Integrasi
1. Integrasi Nasional
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, integrasi nasional mempunyai arti dua macam, yaitu:
a.Secara politis, integrasi nasional adalah proses penyatuan berbagai kelompok
budaya dan sosial ke dalam kesatuan wilayah nasional yang membentuk suatu identitas nasional.
b.Secara antropologis, integrasi nasional adalah proses penyesuaian di antara unsur-unsur kebudayaan yang berbeda, sehingga mencapai suatu keserasian fungsi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Integrasi merupakan terjemahan dari integration (bahasa Inggris) yang berarti keseluruhan atau kesempurnaan. Integrasi berarti juga proses pembaharuan hingga menjadi kesatuan yang utuh atau bulat. Integrasi diri merupakan wujud dari diri seseorang yang utuh, bulat, dan seimbang serta jujur dan dapat dipercaya. Maurice Duverger memberikan definisi sebagai berikut, integrasi adalah dibangunnya interdepedensi yang lebih rapat antara bagian-bagian dari organisme hidup atau antara suatu proses pengembangan masyarakat di mana segenap kelompok ras dan etnik mampu berperan serta secara bersama-sama dalam kehidupan budaya dan ekonomi.
Perwujudan integrasi nasional masyarakat dan budaya bangsa Indonesia yang heterogen (beraneka macam) itu diungkapkan dalam semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” yang artinya berbeda- beda suku bangsa, agama, budaya daerah, tetapi tetap satu bangsa. Istilah Bhinneka Tunggal Ika pertama kali diungkapkan oleh seorang Empu terkenal di Kerajaan Majapahit, yaitu Empu Tantular, dalam kitab Sutasoma.
Sementara itu, proses integrasi nasional harus melalui tahap-tahap sosial dan politik. Menurut Ogburn dan Nimkof bahwa integrasi merupakan sebuah proses akomodasi—kerjasama—koordinasi—asimilasi. Asimilasi ini merupakan proses dua arah (to way process) antaretnik yang berbeda Sehingga diperoleh sebuah konsensus dan kesepahaman atas dasar keanekaragaman budaya. Konsensus nasional mengenai bagaimana kehidupan bangsa Indonesia harus diwujudkan atau diselenggarakan, dan sebagian harus kita temukan di dalam proses pertumbuhan pancasila sebagai dasar falsafah atau ideologi negara. Integrasi terwujud melalui beberapa tahapan. Adapun tahapan proses sosialbudaya menuju terwujudnya integrasi sosial dan nasional, yaitu sebagai berikut.
a.Tindakan sosial adalah pola perilaku anggota masyarakat dalam interaksi sosial.
b.Pola sosial adalah bentuk hubungan sosial yang bersifat tetap atau berpola dalam interaksi sosial.
c.Order sosial adalah norma-norma sosial yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat. Order sosial bersifat melekat dan mengatur perilaku warga masyarakat. Order sosial ada dua, yaitu tertulis dan tidak tertulis.
d.Keajegan sosial adalah suatu keadaan masyarakat yang teratur dan bersifat tetap (ajeg), tidak mudah berubah. Keajegan sosial timbul sebagai hasil hubungan yang serasi dan selaras dalam interaksi sosial antara perilaku serta nilai dan norma sosial budaya yang berlaku di dalam masyarakat.
e.Tertib sosial adalah keadaan masyarakat yang tertib dan teratur. Tertib sosial merupakan hasil hubungan yang serasi dan selaras antara perilaku serta nilai dan norma sosial dalam proses interaksi sosial.
Menurut Charles Coolay, integrasi sosial/nasional akan timbul jika orang atau kelompok orang menyadari bahwa mereka memiliki kepentingan dan tujuan yang sama.Coolay melanjutkan bahwa bentuk-bentuk kerja sama sosial sebagai dasar integrasi sosial/nasional, yaitu sebagai berikut.
a.Kerja sama spontan (spontaneous cooperation), yaitu hubungankerja sama yang terjadi secara spontan. Contoh, gotong-royong.
b.Kerja sama langsung (directed cooperation), yaituhubungankerja sama hasil perintah dari atasan langsung. Contoh, kerja sama di antara anggota suatu organisasi politik.
c.Kerja sama kontrak (contractual cooperation), yaitu hubungankerja sama atas dasar kontrak atau perjanjian.
d.Kerja sama tradisional (traditional cooperation), yaitu hubungankerja sama atas dasar kebiasaan dan nilai-nilai adat-istiadat.