tokoh indonesia yang diajak kerja sama oleh sneevliet dan merupakan ketua cabang sarekat islam di semarang adalah
Pertanyaan
1 Jawaban
-
1. Jawaban ardianpradana
Sneevliet adalah orang Belanda yang memiliki paham marxisme. Paham marxisme merupakan dasar dari paham komunisme. Tokoh Sarekat Islam yang diajak Sneevliet untuk bergabung dalam gerakannya adalah Ketua Sarekat Islam cabang Semarang, yaitu Semaun. Sneevliet di mata Semaun bagaikan seorang guru. Dia belajar banyak tentang marxisme kepada Sneevliet. Beberapa tahun kemudian, Semaun mendirikan PKI dan menjadi ketua PKI.
Pembahasan
Semaun adalah seorang pemuda yang pintar dan memiliki jiwa kepemimpinan. Ketika berumur 15 tahun, Semaun sudah dipercaya menjadi sekretaris Sarekat Islam cabang Surabaya. Semaun berasal dari Sumobito, Jombang, Jawa Timur. Dia lahir pada tahun 1899.
Semaun kemudian diangkat menjadi ketua cabang Sarekat Islam Semarang. Dia dipilih menjadi ketua cabang SI di Semarang berkat kesuksesannya dalam melakukan propaganda melalui media cetak yang dipimpinya, yaitu Sinar Djawa.
Pertemuan Semaun dan Sneevliet
Sneevliet bertemu Semaun pada tahun 1915. Sneevliet saat itu merupakan salah satu tokoh buruh yang menentang praktik kolonialisme dan kapitalisme. Semaun kagum dengan sepak terjang Sneevliet dalam membela kaum buruh. Akhirnya dia bergabung dengan Sneevliet dan mengikuti paham marxisme.
Semaun selain menjadi pengurus Sarekat Islam, dia juga ikut organisasi ISDV. Semaun belajar banyak tentang marxisme di dalam ISDV. Pengaruh paham marxisme membuat Semaun lebih keras dalam menentang praktik kapitalisme dan kolonialisme di Indonesia. Semaun beberapa kali sempat dipenjara karena aksinya dianggap membahayakan kepentingan Belanda.
Pengaruh Sneevliet terhadap Semaun dapat dirasakan oleh tokoh-tokoh Islam lainnya. Akibat pengaruh Sneevliet kepada anggota-anggota Sarekat Islam menyebabkan Sarekat Islam terpecah menjadi dua kelompok, yaitu Sarekat Islam Merah dan Sarekat Islam Putih. Meskipun Sarekat Islam merupakan gerakan yang berbasiskan Islam tapi ternyata banyak anggota SI yang tertarik dengan paham marxisme.
Perpecahan tersebut menyebabkan Sarekat Islam pusat kesulitan dalam mengatur Sarekat Islam lokal yang ada di daerah-daerah. Namun berkat kepemimpinan H.O.S. Tjokroaminoto, perpecahan yang terjadi dapat diatasi.
Pelajari lebih lanjut:
- Pengaruh sarekat Islam terhadap Kemerdekaan Indonesian https://brainly.co.id/tugas/21729542
- Sejarah Organisasi Budi Utomo https://brainly.co.id/tugas/21338571
- Tokoh Kebangkitan Nasional https://brainly.co.id/tugas/14334157
Detil Jawaban
Kelas: V
Mapel: IPS
Bab: Bab 5 - Perjuangan pada Masa Penjajahan Belanda dan Jepang
Kode: 5.10.5
#AyoBelajar